Di tahun 1950-an beberapa musisi jazz mulai menghiasi panggung Indonesia seperti Bill Saragih, Jack Lemmers (Lesmana), Eddy Karamoy, dan Joop Talalahu. Pada era 1980-an music Jazz mulai terlihat merambah perusahaan-perusahaan rekaman, sehingga genre ini mulai dikenal public music di Indonesia.
Musik jazz kembali berkembang di Indonesia pada tahun 1974 bersamaan dengan hidupnya kembali musik jazz di negara asalnya, Amerika. Para pencetus musik jazz, almarhum Jack Lesmana, Bubi Chen, dan almarhum Maryono mulai menggelar pertunjukan musik jazz di Taman Ismail Marzuki.
Lagu jazz di Indonesia muncul pada tahun 1919 melalui musisi-musisi Eropa yang datang ke Indonesia. Pada awal kemunculan lagu jazz di Indonesia, genre ini dikenal sebagai musiknya para "orang tua". Karena pada awal-awal abad ke-20, musik jazz banyak didengarkan oleh kaum orang tua dan sangat jarang kaum muda yang mendengarkan genre musik jazz
Dalam satu dekade terakhir, musik jazz mengalami perkembangan modernisasi yang diusung para tokoh musik jazz Indonesia, khususnya para musisi-musisi muda yang konsisten di jalur musik jazz, membuat kini musik jazz tak hanya dinikmati oleh kalangan tua saja, tetapi para kalangan muda juga. Berikut beberapa tokoh musisi jazz masa kini di Indonesia.
Dekade 1980-an hingga 1990-an menjadi era emas perkembangan musik jazz Indonesia. Di era ini, alur perkembangan musik jazz Indonesia semakin gencar dengan munculnya musisi dan penyanyi jazz Indonesia yang berbakat, seperti Ireng Maulana, Benny Likumahuwa, Oele Pattiselano, dan Elfa Secioria.
Seiring dengan waktu, musik jazz terus berkembang dan menjadi semakin populer di tanah air. Berikut adalah perkembangan musik jazz di Indonesia. Pertama kali diperkenalkan di Indonesia pada masa penjajahan Belanda, musik jazz awalnya hanya dimainkan oleh orang-orang Eropa dan orang Indonesia yang terpengaruh oleh budaya Eropa. Namun, seiring
.
perkembangan musik jazz di indonesia